KOMINFO Papua, Giat Kembangkan Kampung TIK

SENTANI – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Jayapura, Ir. H. Sambodo Samiyana, M.Si., mengatakan, dalam mengejar data kampung secara online, sehingga terus mendorong kampung berbasis online.

“Pemasangan jaringan internet gratis melalui VSAT tersebar di Enam titik yaitu, Kantor Badan Kominfo PAD sebagai pusat center, wilayah pembangunan I, Kampung Asey, Distrik Sentani Timur, kampung Sosiri dan Kampung Yakonde Distrik Ebungfau ; Wilayah pembangunan II, di Kampung Tablasupa Distrik Depapre, dan Wilayah Pembangunan III, Distrik Nimboran,” ujar Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Jayapura, Ir. H. Sambodo Samiyana, saat dikonfirmasi, Selasa (5/9/2017).

Diakui, bahwa saat ini semua titik sudah dipasang. Pemasangan VSAT internet ini adalah gratis, ini merupakan stimulant untuk kedepannya kampung-kampung yang tertarik dapat menganggarkan lewat dana ADK dan ADD untuk sewa Bandwithnya.

“Akan tetapi ada kampung – kampung hingga distrik yang belum dapat melakukan pendataan secara online,” katanya.

Informasi yang diterima, distrik-distrik yang ada dalam tahun 2017, melalui Badan Kominfo telah melakukan pemasangan jaringan internet melalui VSAT internet yang dilengkapi dengan IP Phone, sehingga sesama kantor distrik dan SKPD dapat saling koordinasi.

“Aplikasi yang ada di Kabupaten Jayapura bisa digunakan di distrik secara online dan offline, sehingga dapat mengintegrasikan SKPD dengan distrik-distrik lewat jaringan internet, distrik dapat mengakses aplikasi yang ada di server Pemkab,” tutupnya.

Dirinya menjelaskan, beberapa daerah yang belum terjangkau, diantaranya ada beberapa distrik , Gresik Selatan, daerah baru dibuka, Kaureh sebagaian , Distrik Revenirara dan Distrik Airu.
“Ada kampung yang tersembunyi, sehingga bagi kampung yag sudah terakses untuk membantu, sehingga semua bisa terjangkau,” harapnya.

Pembangunan Kampung Berbasis Teknologi dan Informasi di Kabupaten Jayapura

Kegiatan Ini Merupakan Hasil Dari Implementasi Rancangan Proyek Perubahan Diklat PIM.III.Setiap Peserta Diklat Wajib Membuat Inovasi oleh Gustaf Griapon, ST., dengan mengambil Judul dgn Tema “Pembangunan Kampung Berbasis Teknologi Informasi Dan Komunikasi.( TIK ), Di Distrik Nimboran Kab.Jayapura Dengan Pilot Projek 5 Kampung untuk Jangka Pendek, Jangka Menengah 20 Kampung dan Jangka Panjang 40 Kampung, namun dengan Perkembangan Informasi Saat Ini ada sekitar 60 Kampung yang akan siap mengikuti Pelatihan.

Membuat Website Kampung

Membuat Sosial Media Kampung : Facebook, Twiter, Google Fles, Instagram dan Youtube. Membuat Aplikasi Sistim Informasi Kampung Jayapura yang disingkat SIKAPUR, untuk Database Kampung.
“Untuk Menulis Berita Saya Membuat Pelatihan Jurnalis Warga Supaya Orang Kampung Dapat Menulis Berita dengan Baik, termasuk pelatihan membuat website kampung,” ujar Gustaf Griapon, dalam pertemuan bersama relawan TIK dan Guru SMK 1 Sentani.

Dikatakan, bahwa infrastruktur untuk dijadikan sebagai pilot project bekerjasama dengan SMK Negeri 1 Sentani dalam pembuatan wajan bolic sebagai akses internet.

Wajan bolic merupakan sebuah alat penangkap frekuensi sinyal wifi , dengan wajan bolic ini sinyal yang wifi yang ditangkap lebih stabil dbandingkan dengan antena standar yang disediakan pada perangkat wireless.
Selain itu wajan bolic merupakan infrastruktur yang mudah dalam pembuatan dan pemasangannya. (*)

 

Sumber : Lintas Papua. Com